• Aku masih menunggumu


    Aku juga masih bingung dengan judul nya. "Aku Masih Menunggumu" Semacam judul lagi Crisye. Tapi yah gitu lah. Memang kalau menunggu itu membosankan. Apalagi menunggu yang tidak pasti. Iyah, menunggu kamu sadar bahwa aku mencintaimu. #tsaahhh
    Jujur aja, hati ini masih menunggu cintamu yang entah kapan bisa aku miliki. Sebab yang ku tau, hanya dirimu yang bisa menyejukkan hatiku. Memang dulu kita saling bersama, saling mencintai, saling menyayangi dan saling mengerti. Semenjak kepergianmu, aku selalu merasa ada yang hilang dari pikiranku. Yang dulu di pikiranku selalu ada kamu, kamu dan kamu. Kamu sekarang dimana? Aku di sini masih menunggumu untuk menjalin kisah cinta kita seperti yang dulu. Yang dulu dimana kamu selalu ingatin aku makan, larang aku ini-itu, marah-marahin aku, serta kamu juga yang buat aku jengkel. Namun aku suka kok dengan semua larangan-laranganmu. Mungkin itu karena kamu sayang kepadaku. Malam ini aku menuliskan artikel tentang kamu, jujur aja aku masih selalu terbayang oleh kamu. Apa kabar sih kamu? Sampe sekarang kamu gak pernah ada nampak? Udah dapat pengganti aku yah? kalau sudah yah aku harap kamu dan dia bisa menjalin hubungan yang baik. Bukan hubungan kita seperti dulu. Biar saja hanya aku yang menjadi korban cintamu. Namun dari perjalanan cinta kita yang lama, aku sudah mengambil pelajaran yang sangat mendalam bagai mana mnengartikan cinta yang sesungguhnya.

    Aku ditinggalin sudah biasa, aku di anggurin sudah biasa. Kamu meninggalin aku itu sudah biasa bagiku. Namun kamu tidak menyadari siapa yang kamu tinggalkan ini. Akulah orang yang selalu membangga-banggakan kamu di depan teman-temanku. Tapi sekarang apa? semua teman-temanku sudah tidak memperdulikan aku karena ucapan-ucapan aku yang dulu. Semua tertelan pahit kata-kata yang aku ucapkan sama mereka. Berbeda apa yang aku katakan kepada mereka, dengan kejadian yang sebenarnya. Semua itu karena ulahmu yang sudah menyia-nyiakan aku. Aku sadar bahwa aku tidak sempurna, menurut kamu aku ini tidak bisa membahagiakan kamu. Tapi Tuhan baik kepadaku, sudah melepaskan seseorang yang sudah buat aku sakit hati. Namun aku tetap bertahan. karena aku yakin cintaku kepadamu *Macam lirik* #Lupakan. Aku tau bahwa kamu masih menginginkan cinta yang lain. Bukan aku. Namun suatu saat kau akan sadar siapa orang yang sudah kamu cinta itu.
    Tiap malam aku merenungi kepergianmu, tiap malam aku menatap handphone aku, tiap malam aku menatap wajahmu di handphone aku, dan tiap malam aku bertanya-tanya "Kapan kita bisa tertawa barengan, senyum barengan dan bersedih bersama seperti yang dulu?"

    Mungkin perpisahan kita yang dulu karena hal sepele saja. Cuman gara-gara kamu tidak menemui aku disaat kamu akan memberi kejutan disaat kedatanganmu dari kota yang jauh. Sebenarnya aku mau menjelaskan semua kepadamu. Cuman kamu langsung ambil keputusan yang belum kamu pikirkan secara matang. Kamu mengambil keputusan itu mungkin karena masih terbawa emosi. Dan kamu belum mendengarkan penjelasanku. Sebenarnya Aku menyesali keputusanmu itu, manum aku tidak bisa berbuat apa-apa. Jalan hidupmu tidak bisa aku yang tentukan. Aku tidak bisa banyak mengatur-atur kamu. Karena disaatitu aku hanya masih sebatas "kekasih" kamu untuk sementara. Dan kata sementara itu benar, tidak berjalan lama. Semenjak kepergianmu, aku selalu di hantui rasa yang aneh. Dimana rasa itu selalu datang disaar aku merindukan sosokmu. Aku selalu menyendiri untuk mengenang kisah-kisah kita. Dibalik semua kejadian itu, aku yakin Tuhan masih punya rencana baik untuk Kita berdua. Khususnya kepadaku. Tuhan mungkin melepaskan aku darimu itu karena Tuhan masih sayang kepadaku. Dia tidak mau aku tersakiti olehmu yang masih cinta kepada pacar kamu yang lama. Iyah, mantan kamu yang masih mencintaimu. Aku tidak bisa berbuat banyak hal. Karena kehidupanmu adalah jalanmu. Dan kehidupanku adalah jalanku. Kita  menjalankan kehidupan masing-masing.

    Dan malam ini aku sudah lelah untuk memikirkanmu. Aku juga butuh istirahat. Menenangkan pikiranku dari sosokmu yang selalu membayangiku. Biarlah aku tidur tenang dan semoga besok pagi aku bangun bisa melihat indahnya sinar pagi hari. Selamat malam!
    Original Text by: @UcokGalaw
  • 0 comments: