• Untukmu, dan Untuk Kebaikan Kita Berdua


    Memang aku selalu menjanjikan hal yang indah itu akan ku wujudkan suatu saat, namun bukan sekarang. Aku tetap berjanji akan selalu membuatmu senyum, tertawa, dan bahagia bila bersamaku.

    Sayang, maafkan aku yang belum bisa membuatmu sangat bahagia seperti teman-temanmu yang lainnya. Aku disini masih terus berusaha agar membuatmu bahagia, bahkan melebihi bahagianya teman-temanmu. Aku tau sifatku selalu membuatmu kecewa bahkan sedih, namun itu semua bukan aku sengaja.

    Tolong beri aku kesempatan untuk mengumpulkan kebahagiaan tersebut, dan aku tetap barjanji suatu saat nanti kau akan merasakan kebahagiaan yang selama itu aku kumpul, semua untukmu. Aku bukan main-main, bukan umurku lagi untuk bermain-main. Mungkin kamu pikir aku ini main-main untuk menjalani hubungan kita yang rumit ini.

    Untuk saat ini, aku menuliskan isi hatiku di blog ku dengan keadaan tersenyum. Kuharap kau membacanya juga dengan keadaan tersenyum. Jangan sedih sayang dengan keadaan kita sekarang. Jangan paksa aku untuk mewujudkan impianmu, tapi bantu aku untuk mewujudkan impianmu tersebut.

    Sayang, sebenarnya aku sudah pasrah dengan keadaan kita. Namun dibalik kepasrahanku, aku tetap berusaha untuk membuatmu tidak kecewa. Maaf, jika aku tidak bisa mewujudkan impianmu tersebut dalam tahun ini. Aku rela kau pergi demi kebahagiaanmu dengan orang lain yang mampu mewujudkan impianmu itu. Aku rela untuk melihatmu bahagia bersama orang lain. Aku rela mendengarmu tertawa dengan orang lain asalkan kamu bahagia.

    Aku relakan semua perjuanganku hilang sia-sia hanya untuk kebahagiaanmu bersama orang lain. Aku disini selalu berdoa agar kita diberikan kebahagiaan dari Tuhan.
  • 0 comments: